KABUPATEN LEBONG, BENGKULU—Upaya penataan aktivitas pertambangan di Kabupaten Lebong memasuki babak baru. PT TME selaku pemegang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) menyatakan komitmen kuatnya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Langkah ini bertujuan memajukan tambang emas tradisional agar lebih produktif, aman, dan berkelanjutan, Sabtu (7/2/2026).
Komitmen tersebut merupakan bentuk dukungan nyata PT TME terhadap program pemerintah daerah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat penambang, sinergi ini juga mendorong praktik pertambangan yang patuh pada peraturan perundang-undangan.
Fokus pada Legalitas dan Keselamatan Kerja
Perwakilan manajemen PT TME, Rehan Silalahi, menegaskan bahwa perusahaan ingin menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin membina tambang emas tradisional agar berjalan secara legal dan ramah lingkungan. Namun, kami tetap memastikan bahwa peran masyarakat lokal tidak hilang dalam proses ini,” ujar Rehan saat dikonfirmasi awak media.
Selanjutnya, PT TME berencana mendukung berbagai program peningkatan kapasitas. Hal tersebut mencakup penerapan standar keselamatan kerja (K3) serta metode pengelolaan lingkungan yang lebih profesional bagi para penambang tradisional.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Sinergi ini tidak hanya fokus pada teknis pertambangan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi daerah. Dengan penataan yang baik, potensi sumber daya mineral di Lebong diharapkan dapat dioptimalkan secara bertanggung jawab.
Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif strategis dari PT TME tersebut. Kerja sama antara pemegang WIUP dan pemerintah dinilai sebagai langkah jitu untuk meminimalisir praktik pertambangan ilegal yang berisiko tinggi.
Koordinasi Intensif Menuju Keberlanjutan
Ke depan, kedua belah pihak akan terus melakukan koordinasi intensif. Mereka akan merumuskan langkah-langkah konkret agar pengelolaan tambang emas tradisional benar-benar berpihak pada masyarakat kecil.
Melalui kolaborasi ini, PT TME berharap industri pertambangan di Kabupaten Lebong dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang asri dan aman. Dengan demikian, kelestarian lingkungan tetap terjaga sementara kesejahteraan warga terus meningkat secara signifikan.
*) Penulis: Suardi



Belum ada komentar